Ia adalah pembawa bendera pasukan di sebuah peperangan. Tatkala pasukan Kaum Muslimin porak poranda, ia tetap gigih berperang. Seorang tentara berkuda musuh, Ibnu Qoimiah, menyerangnya dan berhasil menebas tangan kanannya hingga putus. Ia mengucapkan, “Muhammad tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh para Rasul.”
Lalu, bendera itu ia ambil dengan tangan kirinya dan ia kibarkan. Musuh pun menebas tangan kirinya hingga putus. Ia membungkuk kearah bendera pasukan, lalu dengan kedua pangkal pahanya ia mendekap dan mengibarkan bendera itu, sambil mengucapkan “Muhammad tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh para Rasul.”
Orang berkuda itu menyerangnya lagi dengan tombak, menghujamkannya ke dadanya. Ia pun gugur, dan bendera pun jatuh.”
Setelah pertempuran usai, jasad pahlawan gagah berani ini ditemukan terbaring dengan wajah menelungkup ke tanah digenangi darahnya yang suci. Seolah olah tubuh yang telah kaku itu takut menyaksikan bila Rasulullah ditimpa musibah. Karena itu, ia menyembunyikan wajahnya agar tidak melihat peristiwa yang ditakutinya itu. Atau, ia merasa malu karena telah gugur sebelum bisa memastikan keselamatan Rasulullah.
Rasulullah bersama para sahabat mengitari setiap sudut medan pertempuran untuk menyampaikan salam perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai ditempat terbaringnya pembawa panji ini, bercucurlah air mata beliau dengan deras.
Siapakah dia???
________________________________?????________________________________
240 RIBU Pasukan Romawi hancur dibawah kepemimpinannya.
Panglima pasukan tentara Romawi yang bernama Mahan itu berkata kepadanya:
“Kami tahu, bahwa yang mendorong kalian keluar dari negeri kalian tidak lain hanyalah karena kelaparan dan kesulitan, jika kalian setuju, saya beri dari masing-masing kalian ini 10 dinar lengkap dengan pakaian dan makanan, asalkan kalian pulang kembali ke negeri kalian. Dan di tahun yang akan datang saya akan kirimkan sebanyak itu pula……!
Mendengar itu, bukan main marahnya ia, tapi hal tetap ditahan, sambil menggetakkan giginya, ia menganggap suatu penghinaan dan kekurang ajaran dari panglima Romawi itu. Lalu di jawabnya dengan berucap:
“Bahwa yang mendorong kami keluar dari negeri kami, bukan karena lapar seperti yang anda kira, tapi kami adalah suatu bangsa yang biasa minum darah. Dan kami sangat paham, bahwa tak ada darah yang lebih manis dan lebih enak dari darah orang-orang Romawi, karena itulah kami datang!”
Sahabat..siapa dia yang dimaksud? dan dalam perang apa??
silakan di jawab sendiri...
#Islamedia.
@rofiqsL
Singa Yang di Takuti~~>>
Senin, 27 Mei 2013 | 0 komentar
Baca yang ini juga insyAllah bermanfaat
If you enjoyed this article just click here , or subscribe to receive more great content just like it.
0
Komentar di Blogger
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
